Cangkang telur

Kandungan kimia utama dalam kulit telur adalah kalsium karbonat (CaCO3), yang mencapai sekitar 94-97% dari berat kering cangkang. Selain itu, kulit telur juga mengandung sedikit protein, mineral lain seperti magnesium, fosfor, natrium, kalium, seng, mangan, besi, dan tembaga, serta senyawa lain seperti kondroitin sulfat dan glukosamin yang terdapat pada membran kulit telur. 

Komponen Utama Cangkang Telur

  • Kalsium Karbonat (CaCO3):
    • Ini adalah komponen dominan, memberikan struktur keras pada cangkang. 
  • Protein:
    • Ada sekitar 3,3% protein dalam cangkang telur, yang berperan dalam membentuk matriks organik. 
  • Mineral Lain:
    • Sisa komposisi kulit telur meliputi mineral lain dalam jumlah lebih sedikit, termasuk magnesium, fosfor, dan berbagai unsur mikro lainnya seperti seng, mangan, zat besi, dan tembaga. 

Komponen Lainnya

  • Membran Kulit Telur:
    • Lapisan tipis di bawah cangkang mengandung protein dan senyawa lain seperti kondroitin sulfat dan glukosamin, yang bermanfaat untuk kesehatan sendi. 
  • Air:
    • Cangkang telur juga mengandung sejumlah kecil air. 

Karakteristik dan Manfaat

  • Stabilitas:
    • Kalsium karbonat dalam cangkang bersifat stabil di udara. 
  • Aplikasi:
    • Kandungan ini menjadikan kulit telur bermanfaat sebagai:
      • Suplemen Kalsium: Sumber kalsium yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi, serta bisa digunakan sebagai antasida karena sifat penetral asam lambung.
      • Pupuk Organik: Sebagai sumber kalsium dan nutrisi lain untuk tanaman, membantu memperkuat dinding sel dan memperbaiki struktur tanah.
      • Biosorben: Memiliki kemampuan menyerap logam berat seperti mangan dari air limbah. 

sumber: https://www.google.com/search?q=kandungan+kimia+dalam+kulit+telur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas postingan 1: Menceritakan diri sendiri

Blog kelompok